Strategi yang diusulkan oleh Dr. Tamrin tidak hanya mencakup tata kelola lingkungan, tetapi juga mengidentifikasi langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak negatif dari kegiatan perikanan terhadap ekosistem pesisir. Dr. Tamrin menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan para pelaku usaha untuk mencapai keberlanjutan yang diinginkan.

“Saya berharap temuan dari penelitian ini dapat memberikan solusi konkrit bagi pengelolaan kawasan pesisir di Halmahera Barat, serta menjadi pedoman untuk pengembangan perikanan payau yang lebih baik,” ujar Dr. Tamrin dalam sesi wawancara usai prosesi wisuda.

Dalam penyusunan disertasinya, Dr. Tamrin mendapat bimbingan dari tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Joshian Nicolas William Schaduw, S.Ik., M.Si., IPU, sebagai promotor utama, serta Dr. Ir. Hariyani Sambali, M.Sc., dan Dr. Ir. Adnan Sjaltout Wantasen, M.Si., sebagai co-promotor.

Prof. Schaduw menyampaikan apresiasinya atas pencapaian Dr. Tamrin, “Selamat dan sukses kepada Dr. Tamrin. Semoga ilmu yang telah diraih ini bisa berguna bagi banyak orang, khususnya dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan. Kami turut bangga atas prestasi yang diraih, dan berharap Dr. Tamrin tetap berusaha memberikan yang terbaik ke depannya. Selamat dan sukses selalu.” Ucapan tersebut mencerminkan dukungan penuh dari para pembimbing, yang turut bangga atas pencapaian murid mereka di jenjang akademik tertinggi.

Acara wisuda tersebut juga dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Sam Ratulangi, yang sekaligus menjabat sebagai Plt. Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, Prof. Sompie mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan Gelombang II tahun 2024 Universitas Sam Ratulangi, serta mengapresiasi usaha dan kerja keras yang telah mereka tunjukkan selama menjalani masa studi.

“Wisuda ini bukanlah akhir, tetapi awal dari kontribusi nyata anda di masyarakat. Saya berharap seluruh lulusan dapat terus mengembangkan diri, menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi bangsa dan negara,” ujar Prof. Sompie.

Pencapaian luar biasa Dr. Tamrin Ali Ibrahim juga mendapat apresiasi dari Koordinator Program Studi Ilmu Kelautan, Prof. Dr. Ir. Desy Maria H. Mantiri, DEA. Dalam sambutannya, Prof. Desy menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Dr. Tamrin dan berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa lain.

“Selamat kepada Dr. Tamrin atas gelar doktor yang diraih dengan predikat Cum Laude. Kami berharap prestasi ini dapat memperkuat kolaborasi akademik antara FPIK Unsrat dan FPIK Universitas Khairun, sehingga kita dapat bersama-sama menghasilkan riset yang berdampak luas bagi pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia Timur,” ungkapnya. Prof. Desy juga menekankan pentingnya sinergi antar institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang kelautan.