Kegiatan ini, menurut dia, merupakan arahan langsung Menteri Dalam Negeri pada rakor 6 November kemarin. Pasar murah dilakukan selama satu pekan, yakni tiga hari di Weda kota dan tiga hari di 10 kecamatan.
“Karena harga barang naik, saya pe tugas untuk menangani itu. Bulan depan akan dilakukan kegiatan seperti ini lagi,” tandas Ikram.
Sementara Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Maino Dwi Hartono mengatakan sangat bersyukur karena kemarin penanganan inflasi cukup baik, dari 2,6 persen dari 2,8 persen.
“Kita wajib bersyukur karena negara Indonesia cukup baik dalam menangani inflasi. Saya mengucapkan apresiasi kepada Pemda Halteng atas kegaiatan ini,” ucapnya.
Ia mengaku, Badan Pangan Nasional telah menerapkan kebijakan dan regulasi terkait harga dan inflasi pangan. Bahkan pempus sudah punya Peraturan Pemerintah Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pemerintahan dalam Menangani Inflasi Pangan.
“Intinya pemerintah pusat, provinsi dan daerah agar memiliki pasokan beras, sebab kita takutkan sewaktu-waktu terjadi krisis,” tandasnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.