Tandaseru — Pemda Halmahera Tengah, Maluku Utara, menggelar pasar pangan murah yang dipusatkan di pasar rakyat Weda, Sabtu (11/11). Kegiatan ini dalam rangka menekan inflasi dan mengendalikan harga pangan.

Pasar murah ini juga diikuti Auditor Muda Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Aldi Primayoga dan Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Maino Dwi Hartono via Zoom.

Pj Bupati Ikram M Sangadji dalam sambutannya mengatakan, ada tiga komoditas yang harus diwaspadai kenaikan harganya yakni beras, gula dan cabai rawit. Namun Pemda Halteng tidak hanya fokus di tiga komoditas itu.

“Jadi semua pangan menjadi fokus pemda saat ini dalam rangka penanganan inflasi,” ujarnya.

Dia mengaku, tim inflasi sudah melakukan analisis terhadap kenaikan harga pangan sehingga pemda langsung mengintervensinya.

“Jadi misalkan beras yang premium 25 kg dengan harga Rp 385 ribu dijual Rp 250 ribu. Begitu pula dengan harga pangan lain. Intinya pemda menangani 30 persen dari harga sesungguhnya,” sambung Ikram.