“Selama kurang lebih kami berjuang 8 bulan, kami hanya memastikan tanggal pelantikan, itu saja,” cetus dia.
Ia pun menegaskan bahwa kesabaran mereka selama ini sudah tak terbendung lagi. Apalagi masyarakat desa.
“Kalau tarada jawaban yang pasti dari Pemda. Saya pastikan hari senin itu nanti dengar Loleo Jaya pasti ada yang korban, catat saya punya bicara,” ancamnya lagi.
Menyikapi ancaman oknum Cakades ini, Polres Pulau Morotai melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat, Bripka Sibli Siruang meminta agar para Cakades dan masyarakat bisa menahan diri.
“Berkaitan dengan statement oknum yang beredar di media sosial dalam rapat RDP kemarin terkait dengan ada ancaman. Kami berharap tidak dilakukan, kalau sampai dilakukan melanggar hukum Polres tetap tindak,” tegas Sibli, Jumat (8/9).
Menurut dia, saat ini Polres Pulau Morotai sedang berupaya menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) apalagi menjelang pemilihan umum 2024.
Sebab itu, pihaknya tidak menginginkan adanya kericuhan di tengah masyarakat yang dapat mengakibatkan gangguan Kamtibmas.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.