Tandaseru — Sultan Tidore Husain Alting Sjah berharap perusahaan tambang di Provinsi Maluku Utara bisa memperhatikan sektor pendidikan lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Hal ini diungkapkan Sultan usai menjadi narasumber seminar nasional di Universitas Khairun Ternate bertajuk “Masa Depan Indonesia dan Peran Maluku Utara sebagai Episentrum di Kawasan Melanesia”.
“Saya kira seminar sangat penting untuk bagaimana pemahaman memori kita untuk mengetahui peran Melanesia di dalam menyatukan Indonesia untuk negara kesatuan negeri ini,” tutur Sultan, Selasa (8/8).
“Memori ini harus terus diingatkan kepada anak bangsa khususnya orang-orang Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur bahwa para pendahulu kita mempunyai peran penting di dalam mengontribusikan apa yang mereka punya saat itu sehingga menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, kata Sultan, pelaku tambang di Maluku Utara harus bisa memperhatikan pendidikan salah satunya melalui CSR.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.