“Kalau sebagai pabrik kita hanya menghasilkan orang-orang berkeahlian, pintar tetapi korupsi dan tidak amanah kemudian menjadi orang-orang tidak bertanggungjawab atas bangsanya. Muhammadiyah tetap ingin menjadi perguruan tinggi termasuk UMMU sebagai pusat keunggulan bangsa,” tandasnya.