Ia bilang, pihaknya menginginkan perguruan menjadi pilar pendidikan strategis untuk mencerdaskan Indonesia maju.

“Kita masih masih ketinggalan dari bangsa lain dalam tingkat daya saing. Padahal potensi kita luar biasa maka Muhammadiyah, termasuk universitas, ini terus akselerasi peran pendidikan untuk membangun bangsa,” ujarnya.

Kegiatan kedua, lanjut Haedar, adalah peresmian gedung Auditorium Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.

“Kita memahat tokoh besar Muhammadiyah membawa misi Muhammadiyah menginspirasi Maluku Utara yakni Hi. Abdullah Tjan Hoatseng yang punya sejarah penting,” akunya.

Universitas Muhammadiyah, imbuhnya, akan menjadi pusat kemajuan yang tetap menjaga integritas pendidikan. Bukan sebagai pabrik, tetapi sebagai lembaga pendidikan manusia secara utuh dan membawa Indonesia sesuai jati diri menjadi maju.