Menurut dia, pedagang daging sapi di pasar pun menginginkan harga yang lebih stabil agar bisa dijangkau masyarakat sebagai pembeli.
Namun masalah tahunan ini kata dia, seperti kurang diseriusi pemerintah daerah. Akibatnya, harga daging sapi di pasaran setiap tahun terutama jelang momentum Idul Adha selalu mengalami kenaikan.
Olehnya itu, lanjut Ibrahim, pada Idul Adha tahun depan harus ada pertemuan antara APSAKU Kota Ternate, Pemkot Ternate, DPRD Kota Ternate dan MUI untuk membahas persoalan penetapan standarisasi harga jual hewan kurban terutama sapi.
“Sehingga disitu jadi ukuran, supaya setiap hari tidak naik. Kalau kita sudah berikan satu standarisasi mereka di lapangan juga akan ikut,” ungkapnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.