Sofyan bilang, setelah pembangunan pagar keliling ini selesai, maka pada 2023 nanti Distan akan mengusulkan untuk pembangunan sarana prasarana pendukungnya.

Sarana prasarana dimaksud yakni berupa kantor untuk petugas pasar ternak, kandang perawatan, klinik maupun akses jalan masuk menuju lokasi pasar.

Alasan pembangunan pasar tersebut, lanjut Sofyan, bermula dari hasil koordinasi antara Distan dengan peternak sapi.

Dimana, ternak sapi yang biasanya dititipkan di Rumah Potong Hewan (RPH) di Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara sudah tidak lagi efektif karena lokasinya yang terlalu kecil.

“Dan namanya rumah potong hewan itu harusnya yang masuk itu yang ready dipotong bukan tempat penampungan untuk itu salah satu solusinya ada ini,” jelas dia.

Untuk fasilitas RPH, kata dia, hanya akan menjadi tempat penyembelihan ternak yang telah ready apabila pasar ternak di Sulamadaha resmi dipakai.