Tandaseru — 8 anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Morotai, Senin (20/6).

Dalam kuker tersebut dibahas soal tata kelola Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kenapa Morotai kami pilih sebagai kuker DPRD Kota Ternate, karena Morotai sebagai daerah kabupaten pemekaran yang baru. Kemudian Morotai juga dari sisi target PAD tahun 2021 sebesar Rp 35 miliar. Dari Rp 35 miliar itu bisa menjadi Rp 59 miliar pada tahun 2022 untuk mencapai target PAD mereka,” kata Fahri Bachdar, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, kepada awak media.

Fahri bilang, kenaikan target itu merupakan keberanian Pemda Morotai yang menjadi satu motivasi bagi daerah lain, khususnya Pemkot Ternate.

“Nah, itu yang kami ingin mengetahui, sehingga kami DPRD Kota Ternate melakukan sharing dengan Pemda Morotai dalam rangka mengetahui terkait dengan target-target PAD tersebut. Kenapa Pemda Morotai sampai berani menaikkan PAD dari Rp 35 miliar menjadi Rp 59 miliar,” tuturnya.