Sekilas Info

Sanggar Seni Tidore Kecewa dengan Panitia STQ Nasional

Tarian Kapita Uto Salawaku saat tampil untuk Istana Presiden. (Dok. Humas Tikep)

Tandaseru -- Sanggar seni asal Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, mengeluhkan sikap panitia Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional 2021 yang tak melibatkan pelaku seni Tidore dalam STQ nanti.

Padahal, pelaku seni di Tidore telah mencapai prestasi tingkat nasional hingga internasional. Salah satunya tarian Kapita Uto Salawaku dari Sanggar Seni Rau Gabi yang 17 Agustus lalu tampil untuk Istana Negara.

Salah satu penari Sanggar Seni Rau Gabi, Faisal kepada tandaseru.com menyatakan, STQ ini cakupannya nasional, di mana semua perwakilan daerah akan hadir. Bahkan Presiden Joko Widodo juga direncanakan hadir.

"Jadi seharusnya ada banyak penyambutan yang perlu kita kolaborasi, terutama terkait tarian, karena itu bagian dari memperkenalkan ragam budaya di Maluku Utara," tuturnya, Kamis (14/10).

"Masak dari rangkaian kegiatan tidak ada satu pun sanggar seni dari Tidore yang terlibat? Kalau tidak salah semua tarian diambil oleh Ternate, bahkan dari Tidore tidak ada sama sekali. Padahal Sofifi juga kan masuk dalam daerah Kota Tidore. Kalau begitu yang dimaksud kolaborasi seperti apa?" sesal Faisal.

Tarian Kapita Uto Salawaku saat tampil untuk Istana Presiden. (Dok. Humas Tikep)

Sebelumnya, kata Faisal, Pemerintah Provinsi Malut sudah berjanji tarian Kapita Uto Salawaku akan ditampilkan. Koordinasi pun sudah jalan.

"Namun sampai hari ini, sudah tinggal beberapa hari lagi tidak ada kepastian makanya kami sangat kecewa," ujar Faisal yang juga pendiri Sanggar Fola Goba.

Hal yang sama juga diakui pengelola Sanggar Folakatu Art, Isa 'Ono' Al-Awwam. Menurutnya, sanggar miliknya juga tak dilibatkan.

Selanjutnya 1 2
Penulis: MT Bambang Cahyadi
Editor: Ika FR