Sekilas Info

250 Aparat Diterjunkan Amankan PSU Pilkada Halmahera Utara

Ilustrasi pengamanan Pilkada. (Antarafoto)

Tandaseru -- Ratusan personel Kepolisian Resor Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, bakal dikerahkan melakukan pengamanan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Halut pada 28 April mendatang.

Hal ini disampaikan Kapolres Halut, AKBP Priyo Utomo, Minggu (4/4).

"Kami sudah terima SK penetapan pelaksanaan PSU, dan soal pengamanan kami juga akan kerahkan 250 personel. Terdiri dari anggota Polres, anggota BKO Brimob, dan kemungkinan ada tambahan 100 orang dari Kodim," tuturnya.

Menurut Priyo, personel yang disiapkan di lima TPS yang akan digelar pemungutan suara bakal diperbanyak jumlahnya. Di mana ada 10 orang yang menjaga keamanan dan menciptakan kenyamanan kepada para pemilih.

"Ada 10 personel yang akan menjaga TPS guna menjamin keamanan bagi warga yang memilih ulang di TPS. Itu akan kita sterilkan, hanya warga yang akan memilih dan petugas TPS yang diperbolehkan masuk di TPS," tegasnya.

Sementara anggota gabungan di luar dari penjagaan TPS menjadi personel mobile pada titik-titik tertentu. Dengan begitu target pengamanan PSU membuahkan hasil kesuksesan pengawalan pesta demokrasi pada Pilkada Halut.

"Ada personel bayangan yang juga dikerahkan untuk menjaga keamanan dalam PSU sehingga bisa berjalan dengan lancar. Kami juga mengimbau kepada para pendukung kedua paslon yang bertarung agar turut menjaga kedamaian di wilayah hukum Polres Halut,” tandas Priyo.

Pilkada Halut sendiri diikuti dua pasangan calon, yakni Joel S. Wogono-Said Bajak (JOS) dan Frans Manery-Muchlis Tapi Tapi (FM MANTAP).

Berdasarkan keputusan sidang perselisihan hasil pemilihan, Mahkamah Konstitusi memutuskan dilakukan PSU di empat TPS dan pemungutan suara susulan di satu TPS di lingkungan PT Nusa Halmahera Minerals.

Sementara empat TPS PSU adalah TPS 07 Desa Rawajaya Kecamatan Tobelo, TPS 02 Desa Tetewang Kecamatan Kao Teluk, serta TPS 01 dan 02 Desa Supu Kecamatan Loloda.

Penulis: Al
Editor: Ika FR