Sekilas Info

DPRD Sula Enggan ‘Lindungi’ Oknum Wakil Rakyat yang Buron

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kepsul Ikhsan Umaternate. (Istimewa)

Tandaseru -- DPRD Kepulauan Sula, Maluku Utara enggan 'melindungi' oknum Anggota DPRD yang terlibat pidana Pilkada. M. Natsir Sangadji, oknum wakil rakyat perwakilan Partai Gerindra tersebut, bahkan telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) usai ditetapkan sebagai tersangka.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kepsul Ikhsan Umaternate saat dikonfirmasi tandaseru.com mengatakan, lembaga DPRD tak bisa berbuat banyak untuk membantu Natsir. Pasalnya, kasus yang melibatkan Natsir tidak ada kaitannya dengan kerja-kerja wakil rakyat.

"Kalau soal kasus Pak Natsir ini tidak bisa berikan hak imunitas. Sebab agenda yang ikuti bukan agenda DPRD," tutur Ikhsan, Senin (26/10).

Hak imunitas sendiri adalah hak anggota lembaga perwakilan rakyat dan para menteri untuk membicarakan atau menyatakan secara tertulis segala hal di dalam lembaga tersebut tanpa boleh dituntut di muka pengadilan.

Apalagi, sambung Ikhsan, Natsir saat itu sedang cuti untuk kampanye.

"Karena itu, kasus ini kita serahkan kepada pihak Gakkumdu untuk menyelesaikan masalah ini," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Natsir terlibat dalam kasus dugaan pengusiran Panwas Desa Capalulu saat pasangan calon Hendrata Thes-Umar Umabaihi (HT-UMAR) berkampanye. Saat itu, menurut keterangan Saksi, di tengah kericuhan kampanye, setelah calon Bupati Sula Hendrata Thes menanyakan "Bawaslu mana, mana Bawaslu", Natsir lantas menunjuk Panwas Desa dan bertanya "Panwas kalian foto apa? Panwas kalian keluar!"

Penulis: Samsur Sillia
Editor: Sahril Abdullah