Tandaseru — Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi kandidat dalam tahapan Pilkada 2020. Dari tiga pasangan calon di Kepulauan Sula, Maluku Utara, baru dua paslon yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Sula Yuni Yunengsi Ayuba menyatakan, setelah proses pendaftaran selesai dilaksanakan selanjutnya para bapaslon akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Pemeriksaan kesehatan 4 sampai dengan 11 September. Karena semua 8 kabupaten/kota dipusatkan di RSUD Chasan Boesoirie. Untuk Kepulauan Sula dapat tanggal 9 sampai dengan 11,” kata Yuni, Minggu (6/9).

Dua paslon asal Kepsul yang sudah diperiksa kesehatan adalah Zulfahri Abdullah-Ismail Umasugi (ZADI-IMAM) dan Hendrata Thes-Umar Umabaihi (HT-UMAR). Sementara Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH) baru akan menjalani pemeriksaan Kamis (10/9) besok.

Zulfahri saat dikonfirmasi mengaku sudah jalani pemeriksaan swab test di RSUD CB Ternate dan tes urine di Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku Utara.

“Baru swab dan BNN,” katanya, Rabu (9/9).

Sementara Hendrata mengaku baru menjalani swab test pertama. Sementara pasangannya Umar sudah dua kali swab.

“Tadi swab satu. Besok pagi jam 10 saya swab kedua.  Kalau Pak Umar sudah dua kali swab,” tuturnya.

Terkait pemeriksaan urine, Hendrata bilang belum pemeriksaan di BNN.

“Tinggal tahapan lainya. Di BNN belum, karena tahapannya harus dua kali swab baru ke BNN,” ujarnya.