Tandaseru – Penerbangan pesawat Wings Air dengan rute Bandara Pitu Kabupaten Pulau Morotai menuju Bandara Sultan Babullah Ternate, Maluku Utara, terpaksa dibatalkan, Rabu (3/6/2026). Pembatalan ini terjadi akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara yang terus mengeluarkan abu vulkanik tebal hingga dampaknya terasa sampai ke wilayah Morotai.

Akibat pembatalan tersebut, 72 penumpang Wings Air gagal berangkat.

Kepala Bandara Pitu Pulau Morotai, Gunadi Siswo Pamungkas, mengonfirmasi pihak maskapai telah membatalkan seluruh jadwal penerbangan untuk hari ini demi keselamatan operasional.

“Untuk pembatalan keberangkatan hari ini dari maskapai Wings Air karena disebabkan masalah abu vulkanik Gunung Dukono yang sangat tebal, jadi hari ini tidak ada penerbangan,” ujar Gunadi saat ditemui di Bandara Pitu.

Hal senada juga disampaikan perwakilan maskapai Wings Air di Bandara Pitu, Kristian. Ia menjelaskan, pihak maskapai menerima informasi kondisi cuaca buruk tersebut sejak pagi hari. Menurutnya, operasional penerbangan baru akan kembali berjalan normal jika kondisi ruang udara sudah bersih dari paparan abu vulkanik.

Terkait nasib para penumpang yang batal terbang, pihak maskapai menyediakan dua opsi penanganan tiket:

  • Refund: Pengembalian dana tiket secara penuh (full refund).
  • Reschedule: Penjadwalan ulang tanggal penerbangan melalui aplikasi pemesanan maskapai.

Meski demikian, opsi reschedule dinilai cukup menantang bagi penumpang karena jadwal penerbangan rute Wings Air di Morotai saat ini hanya tersedia satu kali dalam seminggu. Bagi penumpang yang memiliki penerbangan lanjutan (connecting flight) ke Manado atau Jakarta, pihak bandara menyarankan alternatif penyeberangan laut menuju Ternate terlebih dahulu agar bisa melanjutkan penerbangan dari sana.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter