Tandaseru — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menerjunkan tim ke Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, untuk mendukung percepatan penanganan darurat bencana yang ditimbulkan atas dampak erupsi Gunung Api Ibu.
Atas perintah Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Tim BNPB yang diterjunkan ke Halmahera Barat dan telah tiba pada, Jumat (17/5) dipimpin Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Lilik Kurniawan.
Kehadiran BNPB di Halmahera Barat merupakan respon cepat pemerintah pusat dalam mendukung pemerintah daerah, sehari setelah status Gunung Api Ibu dinaikkan dari Siaga level III ke Awas level IV oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Begitu tiba, Lilik langsung menggelar rapat koordinasi bersama Bupati Halmahera Barat James Uang, Sekda Halmahera Barat, M Syahril Abd Radjak, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara, Fehby Alting, Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Barat, Wawan Gunawan, termasuk Dandim 1501, Kapolres Halmahera Barat dan jajaran forkopimda lainnya.
Dalam rapat tersebut, Lilik mengatakan bahwa BNPB akan turut mendampingi pembentukan posko tanggap darurat. Hasil rapat pun memutuskan bahwa tongkat komando penanganan darurat ini dipercayakan kepada Dandim 1501, Kolonel Arm. Adietya Yuni Nurtono.
Dengan keputusan ini, maka seluruh unsur forkopimda diharapkan dapat segera bersinergi dalam satu pintu komando untuk segala upaya penanganan bencana.
“BNPB juga akan melakukan pendampingan kepada Pemda Halmahera Barat untuk percepatan penanganan darurat. Tadi sudah diputuskan, yang akan memimpin nanti Pak Dandim,” jelas Lilik, sebagaimana dikutip dari press release BNPB.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.