Tandaseru — Tumpukan sampah tampak dibiarkan di sudut ibukota Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Pemandangan tak menyenangkan ini dapat ditemukan di jalan utama menuju kantor bupati setempat.

Selain volumenya yang sudah melampaui kapasitas bak sampah, tumpukan sampah ini juga menimbulkan bau tak sedap.

Sudah dua hari kondisi sampah itu membuat kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mendapat sorotan warga.

“Sampah ini mengganggu kenyamanan saat kita beraktivitas melintasi jalan ini. Ini sudah dua hari,” ucap salah satu tukang bentor, Selasa (10/10).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sity Maruapey yang dikonfirmasi terpisah belum terhubung hingga berita ini ditayangkan.