Tandaseru — Manajemen Malut United FC resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan stadion Malut United Arena di Desa Kusu, Kota Tidore Kepulauan, Senin (14/8).
Peletakan ini dihadiri Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Sultan Tidore Husain Alting Sjah, Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman, dan sejumlah petinggi lainnya.
Malut United Arena dibangun di atas lahan seluas 6 hektare yang semuanya telah dibebaskan oleh PT Malut Maju Sejahtera sebagai badan usaha yang menaungi klub sepak bola Liga 2 tersebut.
“Dalam perencanaannya, stadion ini luasannya 4.182 meter persegi yang didesain dengan kapasitas kursi single seat sebanyak 30 ribu penonton, yang diilhami dari beberapa stadion sepak bola di Eropa,” ujar Owner Malut United yang diwakili oleh Direktur Utama Mineral Trobos Zainuddin Umasangaji.
Menurutnya, Malut United Arena akan menjadi stadion termegah di Indonesia Timur dan merupakan stadion pertama yang dimiliki klub sepak bola di Indonesia.
“Inshaa Allah, bila tidak ada halangan, stadion ini akan dibangun selama 3 tahun. Dengan konsep minimalis modern yang dipadukan dengan nilai-nilai lokal seperti salawaku yang merupakan simbol pertahanan dari Maluku Utara sekaligus pertahanan Malut United FC,” jelasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.