Tandaseru — Mantan Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Ternate, Maluku Utara, Syafruddin Hasan, mempertanyakan keterangan Kepala BPKAD Abdullah yang menyebutkan adanya staf lama yang menghapus file dokumen KUA-PPAS APBD sebelumnya.
Akibat penghapusan itu, Pemkot Ternate terpaksa mencari referensi dokumen milik daerah lain yang menyebabkan muncul indikasi plagiarisme dokumen.
“Walaupun penulisan nama Sumatera Utara hanya pada bagian pendahuluan akan tetapi merupakan satu bagian dari KUA-PPAS APBD-P yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya,” tuturnya, Senin (8/8).
Syafruddin pun mempertanyakan file mana yang dihapus dan staf siapa yang menghapusnya.
“Ini harus diperjelas, karena saya juga mantan staf,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.