Tandaseru — Hari perdana berkantor di bulan Ramadan tampaknya tak disambut antusias ASN Pemda Pulau Morotai, Maluku Utara. Dalam sidak Senin (4/4) oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah, ada OPD yang hanya kepala dinasnya saja yang hadir.
Padahal, selama Ramadan jam kerja pegawai sudah dikurangi beberapa jam.
Kepala BKD Kalbi Rasid melakukan sidak di 15 OPD sekira pukul 10.00 WIT. Usai sidak ia memastikan di hari kedua Ramadan ini banyak pegawai yang lalai berkantor.
“Oleh sebab itu, kami berharap pimpinan OPD untuk bisa menjadi perhatian. Jangan jadikan Ramadan sebagai alasan untuk tidak masuk kantor,” tegas Kalbi.
“Justru ini diuji etos kerja selaku aparatur sipil negara melakukan pelayanan masyarakat. Saya minta pimpinan OPD segera buat teguran,” sambungnya.
Para pimpinan OPD, Kalbi bilang, juga tak akan luput dari teguran. Dengan begitu bisa bersikap tegas terhadap bawahannya.
“Tadi sudah disampaikan ke Pak Sekda bahwa tidak ada alasan. Selaku pegawai negeri etos kerja maupun kinerja itu ditunjukkan secara maksimal selama dalam bulan Ramadan,” cetusnya.
Sementara Sekretaris Daerah Pulau Morotai M. Umar Ali ketika dikonfirmasi terpisah menegaskan bakal terus melakukan sidak.
“Setiap Senin kami sidak. Setiap hari kan ada yang ditugaskan Asisten 2 dan staf-staf ahli masuk ke SKPD, dan akan kita catat siapa yang tidak hadir. Pimpinan OPD-nya akan diberikan sanksi,” tandasnya.
Dari hasil pantauan BKD, berikut tingkat kehadiran pegawai:
- BKD 31 orang, tidak hadir 6 orang
- Disperkim 21 orang, tidak hadir 7 orang
- Bappeda 33 orang, tidak hadir 19 orang
- DPMD 26 orang orang, tidak hadir 20 orang
- Bagian Umum 28 orang, tidak hadir 18 orang
- Bagian Humas/Protokoler 9 orang, hadir 1 orang
- Bagian Kesra 16 orang, tidak hadir 4 orang
- Badan Kesbangpol 14 orang, tidak hadir 7 orang
- Disnakertrans 25 orang, yang hadir hanya Kadis Nakertrans
- Bagian Pemerintahan hadir 14 orang
- DKP 38 orang, yang hadir 17 orang.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.