Tandaseru — Usai Rapat Koordinasi (Rakor) Terbatas Sektor Perikanan Budidaya di Halmahera Selatan, Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Barat mendapatkan dana Rp 10 miliar kue budidaya.

Dana Rp 10 miliar yang didapat Halbar merupakan hasil presentasi Wakil Bupati Djufri Muhamad didukung Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Agustinus Mahole saat mengikuti rakor.

Agustinus pada wartawan mengatakan, Halbar kecipratan Rp 10 miliar lantaran paling siap dalam presentasi data.

“Halbar datanya siap dan juga didukung oleh kebijakan pemerintah pusat terhadap penetapan Halbar sebagai wilayah budidaya, dan contohnya seperti di Desa Tewe dan Tuada,” ungkapnya, Kamis (26/8).

Selain itu, pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan juga menjadi faktor pendukung penting pengembangan budidaya perikanan dan kelautan.

“Dan ini sangat diapresiasi oleh Kepala DKP Provinsi Maluku Utara,” pungkasnya.