Tandaseru — Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Imanuel Ternate meluncurkan program Vegiter (Voucher Education Jemaat GPM Imanuel Ternate), Minggu (10/5). Program ini bertujuan memudahkan warga jemaat yang merupakan pelajar dan mahasiswa untuk melakukan proses belajar mengajar secara daring di tengah pandemi COVID-19. Vegiter diluncurkan saat pelayanan ibadah Minggu melalui live streaming.
“Ini adalah bagian dari upaya gereja turut berperan menopang pemerintah untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkap Ketua Majelis Jemaat GPM Imanuel Ternate, Pendeta Gloria Malaihollo dalam keterangan tertulisnya.
Sebagai Gereja, kata Gloria, GPM Imanuel tidak dapat menutup mata pada dua kenyataan. Pertama, di masa ini semua orang dituntut untuk dapat melakukan segala sesuatu secara online agar dapat memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

“Kedua, banyak anggota jemaat GPM Imanuel Ternate adalah pelajar dan mahasiswa. Covid-19 ini turut berdampak pada perekonomian keluarga. Bersyukur jika ada yang telah memiliki jaringan internet sendiri di rumah, tugas sekolah dan kuliah secara online dapat dilakukan dengan mudah. Namun bagi para pelajar maupun mahasiswa yang karena Covid-19 ini tidak dapat pulang ke kampung dan tinggal di kos-kosan, kiriman dari orangtua tak kunjung tiba karena transportasi ditutup dan tidak ada bank di kampung halaman, kebutuhan paket data untuk tetap bisa mengerjakan tugas dan berkuliah secara online sesuai tuntunan zaman ini menjadi tantangan tersendiri yang harus disikapi dengan cepat dan tepat,” jabar Gloria.
Karena itu, Gereja hadir menopang mereka dengan program Vegiter. Gloria bilang, petunjuk teknis pelaksanaan program ini sudah diatur oleh Majelis Seksi PIPK khususnya subseksi pendidikan.
“Yang pasti, pelaksanaan program ini tetap harus merujuk pula pada keputusan Pemerintah dalam penanganan Covid-19,” tukas Gloria.
Penyerahan voucher edukasi tersebut dilakukan secara simbolik kepada Vanessa Peo, mahasiswa STIKIP Kie Raha, dan Shella Sopacua, siswa SMA Negeri 2 Kota Ternate.
“Diharapkan pula program ini dapat terus dikembangkan sekalipun pandemi Covid-19 telah berakhir,” tandas Gloria.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.