Tandaseru – Kamaludin Bunga alias Foni (41 tahun), nelayan asal Desa Sambiki, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dilaporkan hilang saat memancing ikan tuna di rumpon sejak Selasa (16/9/2026). Hingga Rabu (17/9/2026), korban belum kunjung kembali ke rumah.
Kamaludin diketahui berangkat melaut sekitar pukul 03.00 WIT. Pencarian telah dilakukan oleh warga Desa Sambiki dan Desa Gamlamo bersama personel TNI dan Polri sejak Selasa sore pukul 17.00 WIT menggunakan perahu fiber, tetapi belum membuahkan hasil.
Tokoh pemuda Desa Sambiki, Karim Mahasari, menyatakan warga setempat masih terus melakukan pencarian secara swadaya dengan peralatan seadanya.
“Mulai tadi malam sampai dilanjutkan pagi ini, warga berupaya melakukan pencarian dengan menggunakan peralatan seadanya secara sukarela, hingga pagi sudah 6 perahu fiber yang melakukan upaya pencarian, tapi tidak ditemukan,” ujar Karim.
Karim menambahkan, keluarga korban telah menghubungi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Morotai untuk meminta bantuan operasional di lokasi kejadian.
“Info yang diterima oleh keluarga bahwa Basarnas Morotai sementara menuju ke lokasi,” kata Karim.
Ia juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem di perairan timur Morotai yang membahayakan pencarian jika hanya mengandalkan perahu fiber.
“Saat ini cuaca buruk jadi kalau siang tu angin sudah jalan kencang, jadi paling efektif pencarian itu musti pagi saja dan bantuan pihak terkait,” tutur Karim.
Personel Basarnas Morotai, Taurid Rupo, membenarkan penerimaan laporan terkait hilangnya nelayan tersebut dan memastikan tim bergerak ke lokasi.
“Kami sudah terima laporan dari pihak keluarga, ini sudah persiapan menuju lokasi kejadian,” ujar Taurid.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.