Tandaseru – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Chasan Boesoirie Maluku Utara mulai mematangkan rencana kerja sama strategis dengan BTN Cabang Ternate. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat digitalisasi layanan kesehatan serta optimalisasi pengelolaan keuangan pihak rumah sakit.
Pembahasan awal mengenai rencana kerja sama tersebut berlangsung di Songara Coffee, Kelurahan Ubo-Ubo, Kecamatan Ternate Selatan, Kamis (16/7/2026). Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) ditargetkan terlaksana Juli ini.
Direktur RSUD Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes., menjelaskan kolaborasi ini diarahkan untuk menghadirkan sistem pembayaran yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi bagi masyarakat. Melalui dukungan BTN, pihak rumah sakit akan mengembangkan berbagai kanal pembayaran digital, mulai dari QRIS, mesin Electronic Data Capture (EDC), hingga layanan transaksi mandiri.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses masyarakat. Pasien nantinya dapat melakukan pembayaran selama 24 jam melalui berbagai kanal digital tanpa harus bergantung pada loket pembayaran. Ini merupakan bagian dari transformasi layanan rumah sakit menuju sistem yang lebih modern dan efisien,” ujar dr. Rosita.
Selain mempermudah pasien, sistem pembayaran digital ini juga akan terhubung dengan mekanisme pemantauan transaksi secara real time. RSUD dan BTN bakal mengembangkan dasbor pemantauan yang menyajikan data pelayanan secara langsung, seperti jumlah kunjungan pasien, aktivitas pelayanan dokter, hingga pola penggunaan metode pembayaran.
Menurut dr. Rosita, ketersediaan data yang akurat ini akan menjadi landasan penting bagi manajemen dalam menyusun kebijakan pelayanan kesehatan berbasis bukti (evidence–based).
Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang BTN Ternate, Okky Setiawan, menyatakan kesiapan penuh pihaknya mendukung transformasi digital di RSUD dr. H. Chasan Boesoirie. Ia menyebutkan, ruang lingkup kerja sama ini tidak hanya mencakup sistem pembayaran pasien, melainkan juga menyentuh layanan perbankan korporasi serta penyediaan fasilitas kesehatan bagi karyawan BTN beserta keluarga mereka.
“Kami ingin menjadi mitra strategis rumah sakit dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang semakin modern. Dukungan kami tidak hanya pada sisi transaksi digital, tetapi juga solusi pembiayaan dan layanan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” kata Okky.
Ia berharap integrasi ini mampu menaikkan efisiensi operasional rumah sakit sekaligus memberikan pengalaman berobat yang lebih praktis bagi warga Maluku Utara.
Rapat pembahasan strategis ini dipimpin langsung Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, didampingi Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Pengembangan drg. Iwan Wirasatyawan, Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Agung Sri Sadono, S.Sos., M.Acc., serta jajaran pejabat struktural rumah sakit. Sementara dari pihak BTN Ternate, hadir DBM Bisnis Rivaldi, HED Funding Febrianti, serta staf Agus Busro dan Mumtaz.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.