Tandaseru — MAN 2 Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, menunjukkan komitmennya menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi melalui penyelenggaraan Workshop Robotika Madrasah bertema “Membangun Generasi Madrasah Digital dan Inovatif melalui Teknologi Robotika.” Kegiatan ini menjadi langkah strategis mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Workshop yang berlangsung di lingkungan MAN 2 Kota Tidore Kepulauan tersebut secara resmi dibuka Kepala MAN 2 Kota Tidore Kepulauan, Dr. Lukman Tamhir, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan madrasah harus mampu menjadi pelopor pengembangan pendidikan berbasis teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan keagamaan.
“Madrasah hari ini tidak boleh tertinggal dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Justru madrasah harus mampu melahirkan generasi yang unggul dalam akhlak, kuat dalam ilmu pengetahuan, dan siap bersaing di era digital,” ujar Dr. Lukman.
Kegiatan ini diikuti 31 peserta, yang terdiri dari 10 guru dan 21 siswa, dengan antusiasme tinggi. Para peserta mendapatkan kesempatan mengenal dunia robotika secara langsung, mulai dari konsep dasar hingga praktik perancangan robot.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MAN 1 Kota Tidore Kepulauan, Djusman Suwardi, S.Pd., yang memberikan apresiasi atas inisiatif MAN 2 Kota Tidore Kepulauan mengembangkan pendidikan berbasis teknologi. Menurutnya, langkah tersebut merupakan terobosan yang patut dicontoh sekolah dan madrasah lainnya di Maluku Utara.
Pelaksanaan workshop ini merupakan tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara MAN 2 Kota Tidore Kepulauan dan Institut Teknologi Gamalama (INTEG) Ternate dalam bidang pengembangan pendidikan, teknologi, dan inovasi. Kerja sama tersebut menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi “Dasar-Dasar Robotika: Menjadi Arsitek Robot dari Komponen Menuju Otak Elektronik” yang disampaikan Ilham Djufri, ST., M.Kom. Dalam materinya, Ilham menjelaskan berbagai komponen utama robot, fungsi sensor, aktuator, mikrokontroler, serta prinsip kerja robot dalam menerima, mengolah, dan merespons informasi. Menurut Ilham, pengenalan robotika sejak dini sangat penting untuk membangun pola pikir inovatif dan kreatif pada generasi muda.
“Robotika bukan hanya tentang merakit perangkat elektronik, tetapi tentang bagaimana siswa belajar berpikir logis, memecahkan masalah, bekerja dalam tim, dan menciptakan solusi berbasis teknologi. Keterampilan seperti inilah yang sangat dibutuhkan di masa depan,”jelasnya.
Sementara itu, sesi kedua menghadirkan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Gamalama, Hizrawan S. M. Hi Kamal, yang membawakan materi “Simulasi Robot dan Praktik Perancangan Robot.” Pada sesi ini peserta diajak memahami proses desain robot secara sederhana melalui simulasi dan praktik langsung. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang menarik karena peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat aktif dalam proses perancangan robot.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa tampak bersemangat mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta mencoba berbagai simulasi yang diperkenalkan oleh tim robotika Institut Teknologi Gamalama.
Kegiatan ini menjadi bukti madrasah mampu bertransformasi menjadi pusat pengembangan inovasi dan teknologi. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, robotika, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan, penguatan literasi teknologi di lingkungan sekolah menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Keberhasilan Workshop Robotika Madrasah di MAN 2 Kota Tidore Kepulauan diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah dan madrasah lainnya untuk mulai menghadirkan program-program pengembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Langkah yang dilakukan MAN 2 Kota Tidore Kepulauan menunjukkan keterbatasan bukanlah penghalang untuk berinovasi, melainkan motivasi untuk terus bergerak maju.
Melalui kolaborasi dengan Institut Teknologi Gamalama Ternate, MAN 2 Kota Tidore Kepulauan telah menunjukkan madrasah tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, tetapi juga ruang tumbuh bagi lahirnya generasi digital yang kreatif, inovatif, dan siap menjadi pencipta teknologi masa depan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pesan kuat investasi terbaik dalam dunia pendidikan adalah membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis, keterampilan teknologi, dan semangat inovasi. Dari madrasah di Kota Tidore Kepulauan, harapan untuk lahirnya generasi digital masa depan mulai dibangun hari ini.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.