Tandaseru – United Nations Development Programme (UNDP) bersama Kedutaan Besar Jepang resmi memperkenalkan program seaBLUE sebagai upaya mengangkat potensi perikanan dan kelautan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, ke kancah internasional. Langkah ini bertujuan menarik minat investor global dalam ajang Ocean Impact Summit yang dijadwalkan berlangsung di Bali Juni mendatang.
Residen Representative UNDP Sara Ferrer Olivella menjelaskan, kunjungannya ke Morotai merupakan persiapan untuk menampilkan hasil kerja lokal di forum tersebut. Menurutnya, Ocean Impact Summit menjadi peluang besar bagi nelayan skala kecil di Morotai untuk mendapatkan dukungan investasi.
“Saya ingin menampilkan hasil kerja di Morotai agar bisa membuka jalan bagi para investor untuk berinvestasi pada perikanan skala kecil di sini,” ujar Sara saat memberikan keterangan di depan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (4/3/2026).
Fokus pada Keberlanjutan dan Kesejahteraan
Program seaBLUE dirancang untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang di wilayah pesisir. Sara menekankan pentingnya peningkatan kualitas produksi perikanan yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan.
Melalui kemitraan ini, UNDP berharap dapat mengikis tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat pesisir dan meningkatkan taraf hidup mereka secara signifikan melalui bantuan yang telah disalurkan.
Dukungan Hibah dari Pemerintah Jepang
Senada dengan hal tersebut, Konselor Ekonomi Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia Reiko Kamigaki menyatakan program ini merupakan bentuk kerja sama strategis antara Jepang dan Indonesia. Ia menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas bagi nelayan di pulau-pulau terluar Indonesia.
“Program ini sangat membantu di pulau-pulau terujung untuk memberikan fasilitas kepada nelayan dan membantu mereka memanfaatkan pasar perikanan di Morotai,” jelas Reiko.
Ia juga menambahkan, proyek ini didukung dana hibah Pemerintah Jepang untuk dikembangkan bersama para nelayan lokal.
Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, badan internasional, dan negara mitra ini dapat mengubah wajah sektor perikanan Morotai menjadi lebih modern dan kompetitif di pasar global.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.