Tandaseru – Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Rusli Sibua, memastikan akan melakukan penataan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Morotai secara definitif. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan agenda strategis daerah yang dinilai belum berjalan maksimal.

Rusli mengungkapkan, saat ini sebagian besar posisi kepala dinas masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt). Hal ini menjadi perhatian serius dalam satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rio Christian Pawane untuk mendorong percepatan pembangunan.

“Di satu tahun pemerintahan ini, kita ingin berbuat banyak hal. Namun, masih banyak yang harus dibenahi, terutama dalam membangun daerah sesuai visi misi Morotai Unggul, Adil, dan Sejahtera,” tegas Rusli, Selasa (24/2/2026).

Menurut Rusli, pelantikan pejabat definitif merupakan agenda prioritas agar program pemerintah dapat menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung. Meski demikian, ia menekankan seluruh proses penataan struktur birokrasi tersebut akan tetap mengikuti regulasi dan mekanisme hukum yang berlaku.

Selain penataan jabatan, Rusli juga menyoroti pentingnya efisiensi kerja di seluruh perangkat daerah. Ia meminta agar tidak ada lagi penundaan proses administrasi yang dapat menghambat hajat daerah.

“Koordinasi adalah kunci yang sangat penting. Masalah di lapangan sering muncul karena komunikasi yang tidak optimal. Jika birokrasi lambat, maka kepercayaan publik akan menurun,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Bupati berharap penataan ini mampu menciptakan iklim kerja yang lebih responsif dan disiplin, sehingga pelayanan kepada masyarakat Pulau Morotai dapat berjalan dengan kualitas terbaik.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter