Tandaseru — 26 rumah warga di Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengalami kerusakan akibat dihantam angin puting beliung disertai hujan deras pada Jumat pagi (7/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIT.
Dari total rumah yang terdampak di Desa Towara dan Desa Sopi Majiko, empat di antaranya mengalami kerusakan berat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kepala Desa Towara, Sofyan Ishak, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut data sementara ada sekitar 26 rumah yang terdampak, dengan empat rumah rusak parah.
“Tadi sekitar jam 6 pagi. Untuk sementara data yang kami dapat itu ada kurang lebih 26 rumah warga yang berdampak, yang rusak parah itu ada 4 rumah,” ungkap Sofyan.
Warga yang rumahnya rusak kini mengungsi sementara di rumah tetangga dan keluarga.
“Tidak ada korban jiwa, saat ini kami lagi melakukan koordinasi. Mereka sementara mengungsi di rumah tetangga dan keluarga,” tambahnya.
Warga Desa Sopi Majiko yang juga terdampak, Fiko, berharap Pemerintah Daerah segera meninjau korban.
“Jadi, di Sopi Majiko ini ada dua rumah yang mengalami kerusakan berat, kami berharap Pemda bisa meninjau korban yang terkena angin puting beliung,” harapnya.
Secara terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai, Alhadar Djaguna, membenarkan laporan bencana tersebut dan menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan.
“Informasi sementara, ada tiga desa yang terdampak, yaitu Korago, Sopi Majiko, dan Titigogoli. Identifikasi kerusakan masih menunggu laporan lengkap dari tim di lapangan,” jelas Alhadar.
Proses koordinasi sempat terhambat karena gangguan jaringan internet Telkomsel, namun saat ini pihak desa sudah berupaya berkomunikasi dengan Pemda melalui BPBD.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.