Tandaseru — Universitas Pasifik (Unipas) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, sukses menggelar wisuda bagi 189 mahasiswa, Kamis (6/11/2025). Mereka adalah lulusan Angkatan VII Tahun Akademik 2024-2025 Program Studi S1.
Rektor Unipas Morotai, Irfan Hi. Abdurahman, dalam sambutannya menyatakan bahwa wisuda ini dilaksanakan menjelang ulang tahun Unipas yang ke-13, yang didirikan pada 10 Januari 2013.
“Sebagai sebuah Perguruan Tinggi Swasta di daerah terdepan dan terluar, berbagai keterbatasan menjadi tantangan nyata. Namun, dengan keteguhan hati, semua tantangan itu terus kami hadapi dan jadikan pemicu untuk bangkit,” ujarnya.
Irfan membeberkan sejumlah pencapaian institusi. Saat ini, Unipas Morotai tercatat memiliki 2.227 mahasiswa yang tersebar di enam fakultas dan 11 program studi. Rata-rata lama studi mahasiswa berhasil diperpendek menjadi 4,5 tahun, lebih baik dari tahun sebelumnya 5,3 tahun.
Dalam bidang prestasi, mahasiswa Unipas berhasil lolos ke tingkat nasional pada Kompetisi Nasional Bahasa Inggris NUDC dan KDMI tahun 2024. Selain itu, BEM Unipas sukses mendapat dana Pengabdian dari Belmawa sebesar Rp 61.925.000,00 di bawah bimbingan Dosen Teknik Lingkungan Sukarmin Idrus.
Unipas Morotai juga mencatat peningkatan jumlah peminat siswa/siswi untuk berkuliah. Hingga tahun 2024, Unipas telah memiliki 1.370 alumni dan menjalin kurang lebih 63 kerjasama baik dalam maupun luar negeri. Laporan tracer study menunjukkan alumni terserap di berbagai sektor strategis, bahkan hingga mancanegara seperti Jepang.
Pada wisuda angkatan ini, Unipas menganugerahkan gelar Sarjana S1 kepada 189 orang. Tiga lulusan meraih predikat nilai sempurna atau Suma Cumlaude, yaitu:
- Ayu Puspita (IPK 4,00) dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan.
- Fitria Polulu (IPK 3,99) dan Meysyin Hi. Muhammade (IPK 3,98) dengan predikat Magna Cumlaude dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Kepada para wisudawan, Rektor Irfan berpesan agar mereka menjadi bagian dari solusi di tengah tantangan.
“Gelar yang kalian terima hari ini adalah senjata dan amanah,” tegasnya.
“Kalian tidak boleh lagi menjadi bagian dari statistik pengangguran terdidik, tetapi harus menjadi pelopor yang mengisi 17 juta lapangan kerja baru, bahkan menciptakannya.”
Di akhir sambutan, Irfan menyampaikan penghargaan atas sinergi dengan Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bupati Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Cristian Pawane. Irfan menyebut, untuk pertama kalinya sejak berdiri pada 2013, Unipas mendapat kepercayaan strategis untuk terlibat aktif dalam program-program Pemda berbasis riset.
Pada tahun 2025, tercatat ada 5 program penelitian kolaboratif yang didanai secara resmi oleh Pemerintah Daerah Pulau Morotai.
“Kepercayaan bekerjasama dalam penelitian ini sekaligus merupakan sebuah sejarah baru,” tutup Irfan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.