Tandaseru — Komunitas Voli Putra-putri (KV2P) menggelar turnamen bola voli bertajuk Gala VIII KV2P Kota Ternate. Ajang pembinaan olahraga ini dijadwalkan berlangsung selama 15 hari sejak Jumat (6/11/2026) pukul 16.30 WIT di Lapangan Hale Sigi Kelurahan Kalumpang Ternate.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Maluku Utara, Muhammad Sinen, dalam sambutannya menyampaikan selamat memperingati hari jadi yang kedelapan kepada KV2P. Menurutnya, pencapaian usia tersebut merupakan bukti nyata konsistensi dan komitmen luar biasa kaum muda dalam merawat kecintaan terhadap olahraga bola voli.
“KV2P telah menunjukkan bahwa pemuda tidak hanya bisa menjadi penonton, tetapi mampu menjadi penggerak yang berkontribusi nyata bagi pembinaan olahraga di Kota Ternate,” ujar Muhammad Sinen.
Wali Kota Tidore Kepulauan itu juga berpesan agar seluruh komunitas voli senantiasa bersinergi dengan PBVSI demi memajukan prestasi olahraga bola voli di Maluku Utara agar terarah dan sesuai standar nasional. Lebih lanjut, Muhammad Sinen menegaskan, turnamen ini menjadi ajang strategis bagi pengurus PBVSI untuk memantau langsung bibit-bibit muda potensial.
“Di kesempatan ini, saya juga ingin mengingatkan kembali tentang sebuah filosofi indah dalam olahraga bola voli. Bola voli mengajarkan kita tentang gotong royong dan rasa saling percaya. Sebuah tim yang hebat tidak pernah tercipta tanpa adanya hasil yang baik dari umpan yang matang oleh rekan setim,” tukasnya.
Dalam bola voli, sambung pria yang akrab disapa Ayah Erik ini, kita dituntut terus bergerak dan berjuang menjaga agar bola tidak jatuh ke tanah. Filosofi ini mengajarkan kepada kita semua, khususnya generasi muda, bahwa kesuksesan adalah hasil dari kolaborasi, sinergi, dan semangat pantang menyerah.
“Tidak ada pahlawan tunggal dalam bola voli, yang ada hanyalah tim yang solid. Kepada seluruh atlet yang akan bertanding, pesan saya bermainlah dengan gaya junjung tinggi layaknya jiwa muda yang pantang menyerah untuk menjaga bola tetap hidup,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, La Rahmat La Samsudin, dalam laporan penyelenggaraannya memaparkan kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan, mengukuhkan silaturahmi antar-klub, serta mengembangkan potensi atlet di Kota Ternate dan sekitarnya.
Ia merinci, gelaran tahun ini diikuti 18 tim yang siap berlaga, terdiri dari 10 tim putra dan 8 tim putri. Turnamen ini juga dinilai istimewa karena merangkum lintas generasi, mulai dari pelajar, pemuda-pemudi, hingga veteran lapangan berusia 40 tahun.
Pembukaan turnamen ditutup dengan penyerahan bola secara simbolis dari Ketua PBVSI Malut kepada ketua KV2P dan ketua panitia, serta uang bonus Rp10 juta.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.