Tandaseru — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku Utara menggelar Kemah Bela Negara (Kembara) di Lapangan Tembak Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Jumat hingga Minggu, 23–25 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara, termasuk pengurus DPD, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta kader PKS.

Sekretaris DPW PKS Maluku Utara, Sudarno Taher, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bidang Kepemudaan dan Bela Negara DPP PKS untuk memperkuat konsolidasi internal dan militansi kader.

Menurutnya, PKS telah menetapkan tahapan kerja politik, yakni konsolidasi internal pada 2025–2026, ekspansi atau mobilisasi pada 2027–2028, dan fase elektoral pada 2029.

“Momentum tahun ini menjadi kesempatan bagi struktur untuk memacu semangat dan militansi kader,” ujar Sudarno.

Ia menjelaskan, terdapat tiga modal utama yang perlu diperkuat untuk menghadapi tahapan tersebut, yakni militansi kader, kesolidan struktur, serta amal jama’i atau kerja kolektif.

Sementara itu, Ketua Bidang Kepanduan Bela Negara DPW PKS Maluku Utara, Sardan Hamja, menjelaskan Kembara berlangsung selama tiga hari dengan agenda latihan fisik, olahraga, outbound berdampak rendah, penguatan materi, serta wawasan bela negara.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan ketahanan fisik dan kesiapan kader dalam menjalankan amanah organisasi maupun tugas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PKS Maluku Utara menargetkan penguatan soliditas struktur hingga tingkat daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter