Tandaseru – Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Maluku Utara, Alien Mus, berharap Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, bersedia memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Pulau Morotai periode 2026–2030.

Pernyataan dan amanah penting dari Alien tersebut disampaikan Ketua Harian DPD I Golkar Maluku Utara, Ikram Sangaji, dalam Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD II Partai Golkar Kabupaten Pulau Morotai yang berlangsung di Gedung DPRD Morotai, Selasa (13/10/2026) malam.

“Salam hormat dari ibu Ketua DPD I Golkar Provinsi Maluku Utara, atas kesediaan Pak Bupati Morotai untuk memimpin DPD II Golkar Pulau Morotai,” ujar Ikram saat menyampaikan sambutan Ketua DPD I Golkar Malut.

Acara pembukaan Musda VI tersebut dihadiri Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua, Sekretaris DPD I Golkar Arifin Djafar, Wakil Bupati Morotai Rio Christian Pawane, Sekretaris Daerah Morotai Muhammad Umar Ali, serta ratusan kader Golkar dan tamu undangan.

Dalam forum tersebut, DPD II Golkar Morotai dipastikan hanya memiliki calon tunggal sehingga pemilihan diperkirakan berlangsung secara aklamasi. Seluruh agenda sidangMusda dijadwalkan berlanjut pada Rabu (14/10/2026).

Menanggapi amanah yang diberikan, Rusli menyatakan kesediaannya untuk memimpin DPD II Golkar Morotai periode 2026–2030. Meski demikian, ia menegaskan tetap mengikuti dan menghormati seluruh mekanisme organisasi yang berlaku dalam pelaksanaan Musda.

“Nanti ya, karena ini kan masih berproses sesuai dengan mekanisme dan akan diatur melalui proses sidang Musyawarah Daerah DPD II Kabupaten Pulau Morotai. Apakah perjalanannya seperti itu, ya kita tunggu sidang besok,” kata Rusli saat diwawancarai usai pembukaan Musda.

Rusli mengonfirmasi dirinya telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua kepada panitia Musda VI dan berharap dinamika forum berjalan lancar hingga selesai.

“Karena saya juga sudah mendaftar di panitia Musda ke-VI, jadi yang pasti Musda ini berlangsung lancar sampai besok,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rusli mengungkapkan alasannya bergabung. Sejak era 1980-an hingga 1990-an, ia telah memahami bahwa Partai Golkar bukan sekadar wadah politik, melainkan ruang pengabdian, perjuangan aspirasi rakyat, dan pembentukan nilai kepemimpinan.

“Perjalanan ini mengajarkan bahwa perjuangan bukan tentang kekuasaan semata, melainkan kesediaan pada cita-cita, pengabdian, dan tanggung jawab kepada rakyat,” tegas Rusli.

Dalam kapasitasnya sebagai Bupati Morotai, Rusli turut mengajak seluruh pimpinan partai politik untuk menjaga semangat kebersamaan dan memperkuat sinergisitas dengan pemerintah daerah demi keberlanjutan pembangunan.

“Sebab pembangunan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Mari kita jadikan sebagai kekuatan bersama dan persatuan untuk kemajuan Kabupaten Pulau Morotai yang adil, unggul, dan sejahtera. Saya berharap Musda ke-VI DPD Partai Golkar Kabupaten Pulau Morotai dapat berlangsung dengan semangat kekeluargaan,” pungkasnya.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Irjan Rahaguna
Reporter