Tandaseru – Pemerintah Daerah Halmahera Timur, Maluku Utara, bersama Polres Halmahera Timur menggelar pertemuan strategis dengan tokoh adat Sangaji Maba, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Maba, Sabtu (4/4/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya responsif menjaga kekondusifan wilayah dan meminimalisasi potensi gangguan keamanan yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat Halmahera Timur.

Agenda yang berlangsung di tengah suasana siaga ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Camat Kota Maba, Camat Maba, seluruh kepala desa di wilayah Maba dan Kota Maba, Danramil Maba, elemen pemuda, serta jajaran unsur TNI/Polri. Fokus utama pertemuan adalah memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan stabilitas daerah tetap terjaga pasca insiden bentrok antarwarga dua desa yang pecah di Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah, Jumat (3/4/2026) kemarin.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan mengimbau dengan tegas agar masyarakat Halmahera Timur tidak terprovokasi oleh peristiwa yang terjadi di kabupaten tetangga tersebut. Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, dalam kesempatan itu menekankan peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat krusial membendung isu-isu negatif yang berpotensi merusak kerukunan warga.

“Pemerintah daerah bersama aparat keamanan mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Kita harus bersama-sama menjaga keamanan dan persatuan di Halmahera Timur,” ujar Ricky di hadapan para tokoh yang hadir.

Ia menambahkan, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda harus menjadi benteng utama mencegah konflik sosial agar tidak meluas ke wilayah Halmahera Timur. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mendeteksi dini setiap percikan konflik di tingkat akar rumput sebelum menjadi masalah yang lebih besar.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap seluruh elemen dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan, serta segera melaporkan jika ada potensi konflik di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Mengakhiri pertemuan tersebut, Ricky memastikan Pemerintah Daerah Halmahera Timur akan terus menjalin komunikasi intensif dengan aparat TNI/Polri serta para pemangku kepentingan lainnya. Hal ini dilakukan guna menjamin situasi di seluruh wilayah Halmahera Timur tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Hasrul Rao
Reporter