Tandaseru – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mencatat adanya peningkatan signifikan dalam perputaran uang di wilayah tersebut pada penghujung tahun 2025. Kondisi ini dipicu realisasi program bantuan sosial (Bansos) Pemerintah Daerah serta pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kepala BRI Unit Morotai, Ilma, mengungkapkan bahwa total dana yang masuk ke rekening masyarakat melalui BRI mencapai lebih dari Rp8,8 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari realisasi program Janda Lansia dan Disabilitas sebesar Rp2 miliar, serta pembayaran gaji 660 pegawai PPPK yang mencapai Rp6,8 miliar.
“Ini adalah perputaran uang yang luar biasa di Morotai. Program Pemerintah Daerah ini sangat bagus, selain membantu ekonomi, juga mendukung inklusi keuangan karena masyarakat kini aktif menggunakan buku tabungan dan ATM,” ujar Ilma saat dikonfirmasi, Senin (22/12/2025).
Prioritas Lansia dan Persiapan Nataru
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean penerima manfaat telah berlangsung selama sepekan terakhir. Pihak BRI memberikan pelayanan khusus bagi para lansia dan penyandang disabilitas guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar.
Pihak bank melakukan klasifikasi pelayanan, memisahkan penerima yang dapat menggunakan mesin ATM dan mereka yang harus melalui teller dengan buku tabungan. Selain itu, sesuai instruksi Dinas Sosial, penyaluran saat ini diprioritaskan bagi umat Nasrani yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kami berharap penyaluran ini dapat mengatasi kebutuhan ekonomi menjelang Nataru. Untuk wilayah terjauh seperti Pulau Rao, kami sudah memberikan fasilitasi khusus agar mereka terlayani dengan cepat,” tambah Ilma.
Pembayaran Gaji PPPK Rapel 3 Bulan
Selain bansos, suntikan dana segar ke pasar Morotai juga berasal dari gaji 660 tenaga PPPK. Ilma menjelaskan bahwa pembayaran tersebut dilakukan sekaligus untuk masa kerja tiga bulan.
“Gaji Rp6,8 miliar untuk 660 PPPK sudah terbayarkan rapel tiga bulan. Jika dibandingkan dengan daerah lain, konsentrasi Pemda Morotai dalam merealisasikan hak pegawai ini sangat baik bagi perputaran ekonomi daerah,” tandasnya.
Layanan di kantor BRI Unit Morotai dipastikan akan terus dibuka hingga 24 Desember 2025 untuk menuntaskan penyaluran kepada seluruh penerima di enam kecamatan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.