Sikap korban itu membuat ketiga orang tersebut ketakutan sehingga ketiganya keluar dari rumah. Tak lama kemudian korban pun meninggalkan mereka dengan membawa sebilah parang.
Uddin, Djefry dan Erni tidak berani mencari korban lantaran saat itu mati lampu. Mereka memutuskan mencari korban pagi harinya dibantu masyarakat setempat.
Namun korban baru ditemukan Sem Dimes (51 tahun) saat melintasi salah satu tebing di belakang Desa Tuguis dengan perahu fiber. Sem melihat korban tergeletak tepat di samping batu besar. Ia lalu memberitahukan informasi tersebut kepada masyarakat.
Korban kemudian dievakuasi personel Koramil dan Polsek Loloda dibantu masyarakat Desa Tuguis.
Saat ini jenazah korban telah dibawa ke Jailolo menggunakan ambulans milik Puskesmas Perawatan Loloda.
Kapolres Halmahera Barat AKBP Erlichson Pasaribu ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.