Nurhayati bilang, perlu kekuatan tim yang solid untuk bisa mengubah peta politik. Apalagi dapil 1 pemilihnya heterogen yang datang dari beragam etnis.

“Artinya semua punya metode yang bisa memenangkan pertarungan. Kuncinya ada pada penetrasi pendidikan politik yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” paparnya.

14 Februari 2024 mendatang, sambungnya, adalah waktu pembuktian yang diiringi ikhtiar bersama. Ia yakin PKB Tidore juga harus diperhitungkan.

Disentil soal kerja-kerja DPRD, Nuryahati menyatakan pada prinsipnya legislatif fokus membangun hubungan bersama eksekutif dan mengawal pengambilan keputusan serta kebijakan.

“Kemudian sebagai keterwakilan masyarakat kita tidak hanya sebatas meneruskan aspirasi tapi harus mampu memastikan, memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Pada prinsipnya semua punya peluang yang sama,” pungkasnya.