Katong jua tau, kamong pung anak-anak pi bataruh nyawa di daerah tambang sana karena kalo tinggal di sini, dong pung anak bini mau makan apa?
Di negeri ini aneh!! Sri yang badendang, kades-kades yang harus kumpul uang untuk dong pung ongkos makan.
Baru, Kepsek-kepsek yang harus bayar utang, padahal Mis Amber yang kase hadiah kulkas deng dandang.
Penguasa macam apa ini. Dong yang bagoyang rakyat kecil selalu jadi korban.
Malam mulai hening. Suara kembang Pepaya dan kangkung juga sudah ikut hening.
Tidurlah, Karena besok pasar masih sama, masih hening.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.