Menurut Anas, sebelum tahun ajaran 2023/2024 seleksi masuk SMP diselenggarakan pihak sekolah. Namun, di tahun ajaran baru ini sudah diambil alih pihak Diknas.

Justru ketika ditangani Diknas, seleksi penerimaan siswa baru ini menimbulkan banyak masalah seperti yang baru saja dilaporkan belasan orang tua siswa kepada Komisi III ini.

Sebab itu, lanjut dia Komisi III rencananya Selasa (11/7) besok, akan mendatangi Diknas Kota Ternate untuk meminta penjelasan mengenai persoalan ini. Sekaligus mempertanyakan perihal kuota rombongan belajar (Rombel) yang diberikan SMP Negeri 1 Kota Ternate.

“Kemudian kalau kelebihan rombel, mekanisme mekanisme tahapan seleksinya seperti apa? itu yang akan kita minta penjelasan,” timpal dia.

Anas juga menegaskan, yang paling terpenting bagi Komisi III yakni seluruh anak didik di Kota Ternate harus mendapatkan pelayanan pendidikan.

“Jadi kalau tidak lulus seleksi apa dasar atau indikator yang diukur itu apa? Apakah seleksi melalui nilai, apakah zonasi, itu akan kita pertanyakan,” tegasnya.