“Film ini menceritakan tentang kisah kehidupan keseharian sekeliling kita dan diperankan secara humoris namun sarat akan makna tentang persahabatan, hubungan cinta kasih, intrik dan modus hingga dilema jelang momentum kontestasi politik yang berujung pada keputusan untuk menjatuhkan pilihan tertentu,” urai wanita berparas cantik ini.
“Tak kalah menariknya juga adalah hal yang lebih bersifat personal secret dari kisah dibalik cerita film tersebut. Yang pastinya, banyak peristiwa menarik yang diangkat kedalam cerita, penonton dijamin akan terbawa hanyut dalam alur cerita. So, jangan lewatkan pemutaran film ini sembari tak lupa pula mengajak keluarga tercinta untuk menyaksikan berbagai rangkaian acara menarik lainnya yang bakalan dijamin seru dan menghibur,” sambung Safira.
Sementara Ketua Komunitas Ternate Sound System Community (TSSC), Ibnu Bahdar menyebutkan, kurang lebih ada 27 komunitas sound system yang tersebar di Provinsi Maluku Utara bakal hadir meramaikan Sound Fest (Battle sound) dan Maluku Utara Parade Sound System.
Menurutnya, penyelenggaraan TSSC Sound Fest dan Maluku Utara Parade Sound System tahun 2023 dipastikan lebih meriah, lantaran TSSC berkesempatan berkolaborasi dengan manajemen project Literasi Digital Provinsi Maluku Utara.
“Kami sangat bersyukur bisa berkolaborasi dengan manajemen Literasi Digital,” akhirnya.
Sekedar diketahui, sebagai penutup dari keseluruhan rangkaian acara, akan dilaksanakan deklarasi sahabat Fresly Nikijuluw Indonesia serta konser musik persaudaraan.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.