“Pernah ada masalah terkait dengan lokasi jalan sehingga Fanyira turun tutup, tapi setelah saya dengan staf juga ikut turun masalah itu selesai,” cetusnya.

Disentil terkait proyek yang dikerjakan Dinas PUPR Kota Ternate dengan nomenklatur jalan wisata Wailanga di lokasi tersebut, Hamid mengaku dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

“Itu saya tidak tahu, yang pasti saya buat untuk kepentingan masyarakat waktu saya masih jadi lurah,” tandasnya.

Sekadar diketahui, proyek jalan menuju Wailanga dikerjakan CV Bintang Jaya Konstruksi dalam jangka waktu 180 hari kalender dengan anggaran sebesar Rp.470.532.000.00. Ini sesuai nomor kontrak 600/1521/DPUPR/KT/2022 tertanggal 8 Juni 2022.