“Saya sudah pernah konfirmasi ke mantan Lurah Takome Pak Hamid yang saat ini beliau Camat Ternate Barat, dan kata beliau saat itu bahwa lahan itu sudah dihibahkan. Kan lucu, masak jalan ke lokasi wisata dihibahkan? Mungkin kalau itu akses ke masjid atau lahan pekuburan, saya bisa terima, tapi ini kan lokasi wisata,” jelasnya, Senin (8/8).
Menurutnya, ini tidak masuk akal. Apalagi sudah jelas ada papan proyek yang terpampang.
“Coba dicek dulu yang katanya sudah menghibahkan tanah tersebut. Coba tanyakan ke Camat juga, mereka lebih tahu itu. Kalau mereka bilang benar hibah, saya minta mana bukti surat hibah. Kalau tidak bisa buktikan, saya akan tutup jalan masuk ke Resort Wailanga,” tegasnya.
“Proyek itu dari awal saya juga sudah tahu. Saya juga menunggu apakah ada yang bawa dan tunjukkan surat hibah ke saya atau tidak. Tapi sampai sekarang tidak ada, jadi itu harus diusut tuntas,” sambung Fandi.
Sementara mantan Lurah Takome Hamid Muhammad mengatakan saat dirinya masih menjabat sebagai Lurah Takome pernah membuat program untuk membuka jalan di lokasi Wailanga dengan panjang sekitar 500 meter.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.