Sekilas Info

Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Ketua dan Anggota DPRD Morotai Praperadilankan Kapolres

Ketua DPRD Pulau Morotai, Rusminto Pawane. (Tandaseru/Irjan Rahaguna)

Tandaseru -- Ketua DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, Rusminto Pawane, dan Anggota DPRD Suhari Lohor mengajukan gugatan praperadilan terhadap Kapolres Morotai.

Gugatan tersebut terkait keberatan atas penetapan tersangka keduanya dalam kasus dugaan penipuan jual beli lahan.

Selain Rusminto dan Suhari, dua tersangka lainnya yakni Sofian Eteke dan Yohanes Kaletuang juga ikut menggugat keputusan Kapolres tersebut.

Dilansir dari data Pengadilan Negeri Tobelo, Halmahera Utara, perkara praperadilan ini telah didaftarkan ke PN Tobelo dengan Nomor 2/Pid.Pra/2022/PN Tob pada Jumat (4/3) sore. Gugatan didaftarkan kuasa hukum keempat pemohon, Ramli Antula dan rekan-rekannya.

Dalam pokok permohonannya, keempat pemohon menyatakan Surat Perintah Penyidikan serta Surat Keputusan tentang Penetapan Para Pemohon sebagai Tersangka yang mengakibatkan segala keputusan dan/atau penetapan yang dikeluarkan lebih lanjut oleh Termohon termasuk yang berkenaan dengan penyitaan dan upaya paksa lainnya adalah cacat hukum. Karena itu, keputusan Kapolres harus dibatalkan demi hukum.

Sidang perdana praperadilan sendiri dijadwalkan pada Jumat (11/3) mendatang.

Sebelumnya, Rusminto dan tiga rekannya ditetapkan tersangka usai dilaporkan pengusaha Tonny Laos yang merasa dirugikan dalam proses jual beli lahan. Lahan tersebut merupakan milik Suhari, dan Rusminto diduga berperan sebagai perantara yang menawarkan pada Tonny.

Penulis: Irjan Rahaguna
Editor: Sahril Abdullah