Sekilas Info

Pakai Aplikasi Sirekap, Tiap Petugas KPPS Diwajibkan Download Dulu

Simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS oleh KPU Ternate. (Tandaseru/Yunita)

Tandaseru -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi Secara Elektronik (Sirekap) dalam penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah serentak 2020. Meski saat ini petunjuk teknisnya belum terbit, KPU Kota Ternate mulai menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS, Sabtu (21/11).

Komisioner KPU Maluku Utara Divisi Perencanaan Data dan Informasi Reni S. Banjar saat diwawancarai usai simulasi mengatakan, KPU belum menetapkan Peraturan KPU terbaru tentang pemungutan dan penghitungan suara, serta rekapitulasi dan penetapan hasil.

"Saat ini KPU seluruh Indonesia menunggu PKPU yang dikeluarkan oleh KPU RI agar pemungutan dan penghitungan suara petunjuknya seperti apa, agar ada dasar hukumnya," tuturnya.

Sementara untuk kendala jaringan sendiri, di beberapa titik di Maluku Utara sudah dilakukan pendataan. Guna antisipasi keterbatasan jaringan sendiri, PKPU sudah menetapkan 3 kategori, yakni wilayah dengan jaringan kuat, jaringan lemah dan tidak ada jaringan sama sekali untuk penerapan aplikasi Sirekap.

"Metode yang digunakan jaringan yang kuat dapat menggunakan aplikasi Sirekap secara online, sementara jaringan yang lemah dan tidak ada sama sekali dapat menggunakan offline," jelas Reni.

Dia bilang, sebelum hari-H pemungutan suara, petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang sudah dilantik diarahkan untuk men-download lebih dulu aplikasi Sirekap, baik jaringan kuat ataupun lemah. Jika tidak ada jaringan harus bergeser ke wilayah yang ada jaringan agar dapat mengunduh terlebih dahulu aplikasi tersebut.

"Jadi untuk KPPS yang telah mengunduh jaringan wajib mengunduh foto KWK dalam aplikasi tersebut. Setiap KPPS dapat mengunduh aplikasi tersebut," ujarnya

Reni menambahkan, aplikasi tersebut langsung terkoneksi dengan KPU RI. Jadi pengunduh aplikasi juga dapat mengetahui jumlah suara nantinya. Penggunaan aplikasi Sirekap bertujuan meminimalisir tingkat kecurangan di level bawah.

"Dalam aplikasi ini pun sangat sistematis, jika kita salah meng-upload ada fitur yang lansung memperbaikinya. Dengan adanya aplikasi ini juga bertujuan agar meringankan beban kerja penyelenggara KPPS," tandasnya.

Penulis: Yunita Kaunar
Editor: Ika FR