Sekilas Info

Dua Tahun Warga ‘Kekeringan’, PDAM Morotai Mulai Turun Lapangan

Keran induk yang bocor di Desa Morodadi. (Tandaseru/Irjan)

Tandaseru -- Perusahaan Daerah air Minum (PDAM) Morotai akhirnya turun tangan menangani persoalan macetnya air selama 2 tahun di Desa Morodadi, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara, Sabtu (17/10). Selama ini, warga bergantung pada air hujan, sungai atau sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Sekretaris Desa Morodadi Jono Larat mengatakan, tiga bulan lalu beberapa jalur airnya sudah mengalir. Namun warga yang tinggal di jalan protokol justru sudah dua tahun tak terlayani air bersih.

Jono bilang, awalnya Pemerintah Desa sudah mencari tahu titik kerusakan. Meski kemudian dilaporkan ke PDAM, sama sekali tak ada tindakan.

"Kita sudah sampaikan di PDAM dan mereka bilang nanti datang ke sini untuk pengecekan, tapi tidak ada," tuturnya kepada tandaseru.com, Sabtu (17/10).

Dua bulan lalu, ia mengaku sudah menyampaikan persoalan tersebut ke Bupati Benny Laos.

"Pada waktu itu diadakan pertemuan menyangkut dengan pertanian dengan Pak Bupati, saya sendiri yang menyampaikan dalam hal ini air sudah dua tahun terkendala, dan sampai saat ini air tidak mengalir sehingga Pak Bupati sendiri yang mengatakan bahwa nanti saya yang sampaikan kepada PDAM tapi hingga saat ini belum ada realisasi," jelasnya.

Menurut Jono, ada masalah pada keran induk di Morodadi. Alhasil, distribusi air tak merata ke semua jalur.

"Warga sekarang harus ambil air di sumur bor. Air di fasilitas umum seperti masjid, puskesmas dan sekolah juga tidak mengalir,” akunya.

Plt Dirut PDAM Morotai M. Umar Ali saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, keluhan masyarakat soal air PDAM sudah diperbaiki stafnya hari ini.

"Itu tadi sudah diperbaiki, tinggal kendalanya Sambungan Rumah (SR) yang bermasalah karena rata-rata tersumbat di SR-nya," katanya.

Begitu pula pipa dan keran air yang bermasalah mulai hari ini juga diperbaiki petugas PDAM.

"Ada minta staf pantau jaringannya yang mana sudah lancar dan yang mana belum, akan diselesaikan mulai hari ini ke depan," tandas Umar.

Penulis: Irjan Rahaguna
Editor: Ika FR