Tandaseru – Kabar gembira menyelimuti masyarakat kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Setelah bertahun-tahun menunggu, harapan melihat berdirinya jembatan Likitobi kian nyata.
Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo memberikan diskresi khusus agar proyek vital ini bisa segera dikerjakan. Bagi masyarakat Taliabu, jembatan ini bukan sekadar bangunan beton dan baja, melainkan urat nadi yang akan menghubungkan empat kecamatan ke ibu kota Bobong, membuka isolasi wilayah, serta menjadi jalan bagi lahirnya kesempatan baru di bidang ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.
Menurut Bupati Sashabila Mus, keputusan ini merupakan tindak lanjut dari proposal resmi Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu yang sebelumnya diserahkan ke pemerintah pusat. Dari hasil audiensi, Kementerian PU memberikanrespons positif dengan memprioritaskan pembangunan jembatan tersebut, mengingat jembatan Likitobi adalah akses utama masyarakat di wilayah selatan Taliabu menuju ibu kota kabupaten, Bobong.
“Alhamdulillah, jembatan layang Likitobi mendapatkan diskresi dari Pak Menteri untuk bisa dikerjakan segera. Mohon seluruh pimpinan OPD fokus menyelesaikan kebutuhan administrasi bersama agar program pusat bisa lebih cepat dikejar. Tidak ada lagi sistem lobi, semua dengan data administrasi yang harus lengkap,” tegas Sashabila, Jumat (3/10/2025).
Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga menyangkut hajat hidup orang banyak. Dari sisi ekonomi, keberadaan jembatan akan mempermudah distribusi hasil bumi dan laut masyarakat Taliabu bagian selatan. Dari sisi layanan publik, terutama kesehatan, jembatan ini akan mempercepat akses masyarakat menuju rumah sakit di ibu kota kabupaten.
“Respons positif dari Kementerian PU adalah langkah nyata. Pekerjaan jembatan Likitobi akan didahulukan, karena ini merupakan satu-satunya akses masyarakat selatan untuk ke ibu kota, baik dari segi ekonomi maupun akses menuju rumah sakit,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jajarannya tetap bekerja dalam satu komitmen bersama. Ia mengapresiasi usaha pimpinan OPD yang selama ini mendukung program prioritas pemerintah daerah, seraya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan adalah hasil kerja kolektif.
“Seluruh pencapaian Taliabu hari ini adalah pencapaian kita bersama. Saya ucapkan terima kasih kepada bapak-ibu pimpinan OPD yang telah berusaha memenuhi program saya dan wabup. Mari teruskan upaya berbenah ini dengan lebih cepat lagi. Kalau saya dan Pak Wabup bisa berkomitmen untuk fokus bekerja, maka saya yakin seluruh pegawai kami pun bisa melakukan hal yang sama,” tandas Sashabila.
Dengan adanya diskresi Menteri PU terkait jembatan Likitobi ini, masyarakat Taliabu optimis jembatan layang Likitobi akan menjadi pintu bagi percepatan pembangunan daerah, membuka konektivitas, serta memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.