Tandaseru — Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, melalui Dinas Kesehatan melakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) kepada 137 ribu penduduk.

PKG tersebut dimulai pemeriksaan pada pegawai Pemda Halbar yang berlangsung di lobi lantai 1 Kantor Bupati, Kamis (18/9/2025). Pegawai tampak antusias memanfaatkan layanan ini untuk mengetahui kondisi kesehatannya secara gratis.

Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Bupati dan Wakil Bupati, James Uang-Djufri Muhamad (JUJUR), sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat dalam implementasi program Halbar Sehat.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari program pemerintah pusat dan edaran Gubernur Malut nomor 400.7.1/4536/SE/2025 tentang Percepatan Pelaksanaan Program PKG.

Bupati James menjelaskan, program PKG adalah programnya presiden yang harus ditindaklanjuti semua pemerintah daerah. Beberapa hari lalu progres PKG Halbar masuk dalam urutan ke 4.

“Sehingga hari ini kita memulai melaksanakan PKG dan progresnya harus dikejar, karena dari 10 kabupaten-kota kita urutan ke 4,” ungkapnya.

Bupati dua periode ini berharap dengan PKG hari ini progres Halbar bisa naik mengimbangi kabupaten-kota lain di Malut. Kegiatan ini juga dikolaborasikan dengan program Halbar Sehat.

“Dengan program ini diharapkan masyarakat diberi edukasi agar paham bahwa pemeriksaan dini kesehatan itu sangat penting. Sesuai dengan target masing-masing daerah, Halbar harus mencapai 80 sampai 90 persen,” ujarnya.

Sementara Kadis Kesehatan Novelheins Sakalaty mengungkapkan, Cek Kesehatan Gratis (CKG) itu sangat bermanfaat.

“Bukan nanti orang sakit baru diperiksa, dan semua masyarakat akan diperiksa kesehatannya. Tujuan akhirnya kita akan bisa mendeteksi dini faktor risiko penyakit, sehingga memudahkan pengobatan, pencegahan penyakit kronis melalui deteksi awal dan perubahan gaya hidup, serta penghematan biaya pengobatan karena penyakit lebih murah ditangani pada tahap awal,” terangnya.

“CKG ini sangat penting karena pemerintah berupaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, maka dari itu pergunakan, manfaatkan setiap ada kesempatan, dan hasilnya akan di upload ke aplikasi satu sehat,” sambung Novelheins.

Ia mengatakan, ketika semua masyarakat diperiksa maka akan tergambar secara nasional terkait kesehatan masyarakat. Jika tingkat provinsi di-breakdown maka akan diketahui Maluku Utara penyakit apa yang paling dominan.

“Kemudian dilanjutkan di Halmahera Barat, jika semua sudah melakukan pemeriksaan maka akan tergambar penyakit apa atau masalah kesehatan apa yang paling dominan di Halbar. Di-breakdown lagi di kecamatan apa yang paling dominan dari hasil pemeriksaan itu dan di 173 desa,” jabarnya.

Dengan gambaran hasil PKG ini maka kebijakan pembangunan kesehatan juga terarah sesuai masalah yang ditemukan berdasarkan data dan fakta.

“Saya juga berharap pada kita semua mari mendukung apa yang menjadi program Asta Cita ke 4 program presiden dan wakil presiden Prabowo-Gibran sejalan dengan Maluku Utara bangkit dan implementasi dari program prioritas bupati dan wakil bupati yaitu Halbar Sehat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kesuksesan kegiatan ini membutuhkan kolaborasi.

”Dan kami percaya dengan tagline ‘Bersama Torang Pasti Bisa Wujudkan Halbar Sehat’, artinya bersama-sama dengan semua stakeholder siapa saja dengan berbagai OKP, tokoh agama, masyarakat, tokoh adat, dengan pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten, mari kita saling mendorong dan memotivasi agar CKG dimanfaatkan oleh seluruh kalangan masyarakat,” pintanya.

”Harapannya dan optimis dengan semua dukungan maka kita akan capai tujuan kita bersama yaitu Halbar Sehat dengan arah kebijakan pembangunan kesehatan yang terukur, terencana dan berpihak berdasarkan dengan permasalahan yang ditemukan pada satu sumber yaitu CKG. Dengan skema seperti ini harapannya ke depan akan terus berjalan sampai ke kecamatan dan desa. Tim kami sudah siap di 15 Puskesmas 9 kecamatan untuk melayani seluruh masyarakat Halmahera Barat. Mari kita dukung program nasional CKG,” pungkasnya.

Sahril Abdullah
Editor
Mardi Hamid
Reporter