Tandaseru — Satpol PP Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kecolongan dengan aksi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Mahasiswa (Geram). Dalam demonstrasi, Rabu (5/6/2024), massa aksi berhasil menerobos kantor bupati.
Di lobi kantor bupati, negosiasi antara massa aksi dan pihak keamanan berujung nyaris baku hantam. Massa aksi kesal lantaran tidak bisa bertemu Pj Bupati Burnawan maupun Sekda Muhammad Umar Ali. Kedua pejabat daerah itu tengah mengikuti kegiatan di luar.
Pukul 13:57 WIT, Satpol PP menggiring paksa massa aksi keluar dan terjadilah baku hantam. Satu mahasiswa bahkan terjatuh di aspal.
Kepala Operasional Satpol PP Anwar Sabadar mengaku kecolongan sehingga mahasiswa dengan bebas menerobos kantor.
“Saya ada marah anggota. Terus mahasiswa ada bilang kalau Kasatpol PP sudah mengizinkan. Tadi saya sudah bilang silahkan sampaikan aspirasi, 14 tuntutan, tapi untuk masuk ke dalam tidak diizinkan,” jelasnya.
“Jadi saya ada marah-marah dan evaluasi anggota saya Satpol PP,” sambung Anwar.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.