Tandaseru — Gugusan Kepulauan Widi tak diragukan lagi bagaikan sepotong surga di bumi Halmahera Selatan, Maluku Utara. Deretan pulau-pulau indah dan mempesona yang mampu memikat hati para pengunjungnya.
Halmahera Selatan tak hanya memiliki kejayaan masa silam dengan daerah kesultanan serta salah satu dari kepulauan negeri asal rempah namun juga memiliki keindahan alam dan eksotisme bawah lautnya yang begitu mempesona. Dengan keberadaan keindahan wilayah pesisir dan bawah laut Pulau Widi maka kita seolah tengah berada pada sebuah alam yang jauh dari hiruk piikuk kebisingan kota atau kepadatan maupun kemacetan lalu lintas yang membuat frustrasi.
Tak hanya keindahan alam daratan dengan keanekaragaman hayati flora dan fauna, panorama bawah laut serta pasir putih di bibir pantai hingga dasar laut menggoda setiap orang untuk berkunjung dan melakukan aktivitas diving atau sekadar snorkeling hingga pilihan untuk menginap di pulau ini. Pulau Widi juga memiliki keunikan dan potensi lainnya yaitu budaya masyarakat serta kebaikan hati mereka untuk menerima kunjungan dari luar. Ini adalah sebuah kelebihan tersendiri sehingga membuat orang selalu berkunjung bahkan juga memilih untuk menetap dalam jangka waktu yang lumayan lama jika kawasan ini benar-benar dikelola serius secara kolaboratif antara unsur pemerintah daerah maupun masyarakat setempat. Selalu pula terbuka peluang dan segala kemungkinan untuk ruang partisipasi pihak luar untuk berkontribusi.

Negeri ini memiliki potensi objek wisata bawah laut yang menarik untuk dikembangkan. Tidak saja di bidang sejarah masyarakat lokal namun pula tak kalah menariknya adalah aspek kebuadayaannya. Dimensi kebudayaan masyarakat tempatan dijamin pula sebagai daya tarik yang tiada duanya jika adanya gelaran event yang mengangkat spirit lokalitas termasuk dalam gelaran-gelaran yang mengusung isu lingkungan hiidup atau pariwisata hijau yang berorientasi pada kebijakan pembangunan kepariwisataan berbasis lingkungan dan komunitas kreatif di tingkat lokal.
Segmen kebaharian merupakan salah satu potensi unggulan Pulau Widi selain dimensi lainnya. Tentunya realitas ini mesti kita kembangkan serta kita tingkatkan dalam wujud investasi pembangunan prasarana dan sarana pariwisata bahari guna meningkatkan kualitas pelayanan terhadap wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Patut dimaklumi, Indonesia merupakan negara kepulauan dengan pantai terpanjang no 2 di dunia serta luas lautan 2/3 luas daratan. Demikian pula Pulau Widi yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya: pulau-pulau kecil, pantai, pesisir, potensi bawah air (hayati dan non hayati), budaya masyarakat pesisir dan lain-lain. Jika posisi geografis yang memiliki potensi yang berlimpah tersebut dapat ditopang dengan berbagai fasilias-fasilitas maritim untuk pelayaran (cruise, yacht, sailing) maka dapat dipastikan bahwa segmen kebaharian dapat diandalkan sebagai penghasil devisa negara pada tingkat nasional dan juga dapat menyejahterakan masyarakat tempatan di level lokal.
Peningkatan kualitas pelaku pembangunan pariwisata bahari tentunya dapat kita wujudkan jikalau masyarakat, pemerintah dan swasta secara sinergis terus berupaya melakukan kerjasama dibidang kebaharian melalui pengembangan jenis dan kualitas produk-produk wisata seperti: wisata selam (diving), wisata selancar (surfing), wisata mancing (game fishing), wisata layar (sailing), wisata kapal pesiar (cruising), dan lain-lain. Tentunya diperlukan pula harmonisasi dan simplifikasi berbagai perangkat peraturan yang terkait di dalam mendukung pengembangan wisata bahari serta pemberian perhatian khusus kepada pengembangan kawasan ekowisata, terutama di lokasi-lokasi yang mempunyai potensi obyek wisata alam bawah laut yang sangat besar seperti di kawasan pantai Pulau Widi tersebut.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.