Tandaseru — Aktivis Germuda-MU berdemonstrasi di depan kantor bupati Pulau Morotai, Maluku Utara, Senin (13/2). Demo tersebut terkait penolakan masuknya ritel modern ke Morotai.
Koordinator aksi Ekal Samlan dalam orasinya menegaskan, situasi ekonomi di Pulau Morotai saat ini sangat memprihatinkan. Belum lagi merebaknya informasi pemda bakal memasukkan pasar ritel modern.
“Kami berharap Bupati panggil Kadis Perindagkop karena dinilai tidak mampu mengatur ekonomi di Morotai. Ekonomi di Morotai sangat menurun drastis, dan dampak krisis,” tegas Ekal.
Oleh sebab itu, Germuda-MU menolak keras pasar ritel modern masuk Morotai.
“Indomaret, Alfamidi, Alfamart masuk di Morotai akan bertentangan dengan pendapatan pasar tradisional. Ini satu kejahatan yang sangat luar biasa jika ritel modern ini masuk di Morotai,” imbuhnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.