Tandaseru — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara telah meresmikan dua Sub Penyalur BBM di dua kecamatan, yakni Sub Penyalur BBM Desa Wai Ipa, Kecamatan Sanana dan Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat. Dengan demikian, ditambah dengan sub penyalur BBM di Desa Wainib yang baru diresmikan Selasa (1/9) kemarin, maka Kabupaten Kepulauan Sula saat ini sudah memiliki tiga Sub Penyalur BBM.
Mewakili Bupati Hendrata Thes, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sula Syafrudin Sapsuha membuka secara resmi Sub Penyalur BBM milik CV Indo Mutiara dan CV Mulia Sejahtera Abadi, Rabu (2/9) di Desa Wai Ipa, Kecamatan Sanana. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng.
Dalam sambutannya, Syafrudin menyatakan Kepala BPH Migas telah menegaskan akan terus mendorong masyarakat dan Pemerintah Daerah, khususnya di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) serta wilayah yang belum terdapat Sub Penyalur BBM. Sebagai perwakilan dari kelompok konsumen pengguna BBM, Sub Penyalur harus mengantongi kriteria yang ditetapkan guna mendukung percepatan BBM satu harga.
“Sub Penyalur sebagai perwakilan konsumen tidak boleh mengambil margin keuntungan. Sub Penyalur hanya boleh menambah ongkos angkut dari SPBU terdekat ke lokasi Sub Penyalur yang besarnya ditetapkan oleh Bupati,” ungkapnya.
Dia bilang, salah satu persyaratan pendirian Sub Penyalur adalah memiliki izin lokasi dari Pemerintah Daerah (Pemda) yang jaraknya minimal 5 kilometer dari APMS atau 10 kilometer dari SPBU. Serta atas pertimbangan lain yang dapat dipertanggungjawabkan serta memiliki data konsumen pengguna yang kebutuhannya diverifikasi oleh Pemda.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami berharap dengan hadirnya Sub Penyalur BBM subsidi di wilayah Sulabesi Selatan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa, lebih khususnya petani dan nelayan. Juga akan memudahkan akses msyarakat untuk mendapatkan BBM bersubsidi, sehingga tidak menghambat kelancaran masyarakat dalam melakukan usaha karena ketersediaan BBM dengan harga terjangkau,” paparnya.
“Kepada pengelola Sub Penyalur, saya sampaikan bahwa meskipun lokasi ini berada jauh dari perkotaan, akan tetapi pelayanan terhadap masyarakat tetap dilakukan dengan disiplin, menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini, dengan cara terus menggunakan masker dan mencuci tangan serta menjaga jarak,” ucapnya.
Sementara Pengelola Sub Penyalur BBM Desa Wai Ipa Sofyan Anwar berharap kehadiran Sub Penyalur BBM ini bisa membantu masyarakat, juga bisa membantu SPBU reguler jika terjadi kepadatan.
Sebelum diresmikan, Sofyan bilang, pihaknya telah mengumpulkan data pelanggan dan telah diserahkan ke Pemerintah untuk diverifikasi kemudian diresmikan sebagai Sub Penyalur BBM di Desa Wai Ipa.
Terkait komitmen Sub Penyalur di Desa Wai Ipa ini, selaku pengelola Sofyan berkomitmen tetap menjalankan tugas dan tupoksi Sub Penyalur sesuai aturan yang ditetapkan.
“Kita akan tetap jalan sesuai aturan yang ada. Kita hanya akan menambahkan ongkos angkut dari SPBU reguler yang telah menjadi supplier untuk kami ambil,” tukasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.